Paska pandemik COVID-19, masih banyak universitas yang menyelenggarakan perkuliahan jarak jauh (PJJ). Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi sikap mahasiswa terhadap perkuliahan daring setelah wabah pandemik. Metode gabungan melalui survei Google Form dan juga wawancara dengan sampel acak dilakukan untuk mendapatkan hasil yang komprehensif dari sikap mahasiswa tersebut. Terdapat 86 responden di salah satu universitas swasta di Jawa Timur yang mengisi survei dan tiga orang yang diwawancarai untuk mendapatkan penjelasan yang mendalam dari hasil survei tersebut. Hasil survei menunjukkan bahwa secara umum mayoritas responden bersifat netral dan cenderung negatif terhadap perkuliahan jarak jauh. Sedangkan hasil wawancara menemukan bahwa semua responden sependapat dan memiliki sikap yang negatif terhadap perkuliahan daring. Kemudian, analisis dari hasil survei dan wawancara menunjukkan bahwa sikap negatif mahasiswa terhadap perkuliahan jarak jauh dipengaruhi oleh beberapa faktor, mencakup peralatan dan sumber internet yang dimiliki mahasiswa, kondisi tempat daring, interaksi aktif mahasiswa dan dosen.
Copyrights © 2024