Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaikan soal pendendam ditinjau dari jenis kelamin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya, tes kemampuan pemecahan masalah matematika, dan pedoman wawancara. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4 orang siswa yang diambil dari kelas X-6 SMAN 1 Gondangwetan. Pengambilan subjek tersebut berdasarkan nilai tertinggi mata pelajaran matematika yaitu 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, dan wawancara. Selanjutnya teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada tahap pengecekan keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi, yaitu berupa tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan Kemampuan pemecahan masalah siswa laki-laki subjek S2O L hanya memenuhi satu tahap pemecahan masalah, yaitu memahami masalah. Sedangkan Siswa laki-laki subjek S21 L tidak memenuhi tahap pemecahan masalah, yaitu memahami masalah, merencanakan masalah, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali. Sedangkan Kemampuan pemecahan masalah siswa perempuan subjek S31 P hanya memenuhi satu tahap pemecahan masalah, yaitu memahami masalah. Sedangkan Siswa perempuan dengan subjek S12 tidak memenuhi tahap pemecahan masalah, yaitu memahami masalah, merencanakan masalah, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali.
Copyrights © 2024