Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Perilaku siswa cerdas istimewa saat pembelajaran pengayaan matematika menggunakan kalkulator Cahya Mar'a Saliha Sumantri; Sugiman Sugiman; Heri Retnawati
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16, No 1: June 2021
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v16i1.35440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku siswa cerdas istimewa saat pem­belajaran pengayaan matematika menggunakan kalkulator. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri di Kota Pasuruan yang terdiri dari 33 siswa. Subjek yang dipilih berasal dari kelas unggulan pada sekolah tersebut. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian mengung­kapkan bahwa siswa masih menggunakan perhitungan manual daripada menggunakan kal­kulator ketika mengerjakan tes awal. Ketika siswa mengerjakan beberapa soal pada lembar kegiatan peserta didik, siswa antusias untuk memahami petunjuk pengoperasian kalkulator, meskipun beberapa siswa masih mengajukan pertanyaan kepada guru. Kasus lainnya, siswa terlihat kebingungan saat hasil yang muncul di kalkulatornya berbeda dengan hasil teman-temannya, sebagian besar siswa baru mengetahui fungsi lain dari tombol-tombol kalkulator. Berbagai tantangan dan potensi pemanfaatan kalkulator dalam pembelajaran pengayaan mate­matika didiskusikan dalam artikel ini. The behavior of special intelligent students when learning mathematics enrichment using a calculatorAbstractThis study aimed to describe the behavior of special intelligent students when learning mathe­matics enrichment using a calculator. This research was descriptive research with quantitative and qualitative approaches. The subjects were eighth-grade students of a public junior high school in Pasuruan City, Indonesia, which consisted of 33 students. The selected subjects came from the superior class at the school. The instruments were observation sheets and question­naires. Data analysis used quantitative and qualitative descriptive analysis. The study results revealed that students still used manual calculations instead of using a calculator when doing the initial test. When students solved some problems on the worksheet, students were enthusiastic about understanding the instructions for operating the calculator, although some students still asked questions to the teacher. In another case, students looked confused when the results that appeared on their calculators were different from the results of their friends; most of the students just found out about other functions of the calculator buttons. Various challenges and potential use of calculators in mathematics enrichment learning were discussed. 
Bagaimana Hubungan antara Belief in Math dan Metode Project Based Learning dalam Pembelajaran Matematika? Sumantri, Cahya Mar'a Saliha
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v6i3.18787

Abstract

Belief in math is a students' attitudes toward mathematics, where students can give a positive or negative response to the mathematics learning activities. Students are given a math problem and when complete it, they will think first, then by the time students are expected to make sure the answer and concepts used are appropriate. Any given cultivated mathematical problems always follow the real-world context in which the students participate actively and creatively. The task of project-based learning that given by the teacher to the students is one of some ways to solve the problem and make the students understand on their own way. This method was literature review that used to find out the relationship between student belief in math and learning mathematics using project based learning method. The relationship between belief in in math and project based learning is in their project learning that consists of several steps on their application aims to help students further develop, not only in knowledge but also belief in math student as the passage of the process of the project, students will be challenge theirself and trust to himself to completing their own projects.
A EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MTS MATERI KESEBANGUNAN BANGUN DATAR Putri, Sulastri Amelia; Cahya Mar’a Saliha Sumantri
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 4 No. 1 (2023): Central Journal of Education (CEJou) July
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v4i1.276

Abstract

Mathematics should be an interesting and enjoyable subject for students. However, for most students, mathematics is a subject that is considered the most difficult, most boring, and often considered the most frightening. This situation causes mathematics to become unpopular and even neglected. Based on these problems or phenomena, it is necessary to implement a learning system that actively involves students in the teaching and learning process to improve mathematics learning at all levels of education. One learning model that involves students actively is the cooperative learning model. The approach used in this study is a quantitative approach, in which the research design is an experimental research type. The experiment referred to in this study is a pure experiment or also known as a true experiment. Data analysis begins with analyzing whether each sample comes from a normally distributed population or not. The results of the normality test with the help of SPSS.22 software show that the sample comes from a normally distributed population because the significance value is greater than the α value. which is homogeneous with a significance value greater than the value of α. The next step is hypothesis testing. Based on the description above, the authors conclude that the experimental class is better than the control class, both in the number of class average scores and in the level of learning completeness. This shows that the application of the Numbered Head Together (NHT) cooperative learning model is "effective" to improve student learning outcomes
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI BERBASIS EDUCAPLAY MENGGUNAKAN FLIPPED BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PENALARAN KUANTITATIF SISWA Rachmatika, Fajriyah; Cahya Mar’a Saliha Sumantri; Agung Suci Dian Sari
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v23i1.8790

Abstract

Covid-19 menyebabkan siswa harus beradaptasi dengan pembelajaran blended learning, oleh karena itu integrasi antara teknologi bidang pendidikan menjadi hal krusial. Tujuan penelitian ini untuk melakukan penyusunan media pembelajaran game edukasi berbasis educaplay dengan model pembelajaran flipped blended learning untuk meningkatkan kemampuan penalaran kuantitatif siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian R&D dengan pendekatan ADDIE. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan pendekatan ADDIE. Pada tahap terakhir dilakukan uji kevalidan, kepraktisan, keefektifan dari game edukasi, selanjutnya uji n-gain score untuk mengetahui peningkatan penalaran kuantitatif siswa. Game edukasi berbasis educaplay layak berdasarkan ketentuan valid, praktis, dan efektif. Lebih lanjut, hasil pada penelitian menunjukkan uji n-gain score memiliki skor 89,17 dan dinilai sangat efektif.
Berpikir Aljabar Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah SPLDV ditinjau dari Gender Novitasari, Ajeng; Sumantri, Cahya Mar'a Saliha
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i1.20145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir aljabar siswa SMP dalam menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linier Dua Variabel ditinjau dari gender. Penelitian ini dilakukan di SMP Terpadu Al-hidayah pada siswa SMP laki-laki dan perempuan dengan kemampuan matematis tinggi. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah indikator berpikir aljabar dari Lew Hee-Chan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan antara berpikir aljabar siswa laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan masalah SPDV. Subjek laki-laki dan perempuan menggunakan cara yang berbeda untuk menemukan variabel yang belum diketahui. Subjek laki-laki memiliki penalaran yang lebih baik dalam menyelesaikan soal SPLDV, sedangkan perempuan lebih detail dalam menyelesaikan soal SPLDV
Inovasi Pembangunan Desa Ramah lingkungan melalui pengelolaan Bank Sampah Bunda di Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan Mar'a Saliha Sumantri, Cahya; Satria Hadingra, Mahendra; Fathurrohman, Amang; Kinanti Sutama, Daning
Humanist Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Humanist Journal (Mei 2024)
Publisher : Yayasan Pusat Kemanusiaan dan Transformasi Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/fcptvv95

Abstract

This study aims to examine the innovation of environmentally friendly village development through the management of the Bank Sampah Bunda in Kalirejo Village, Gondangwetan District, Pasuruan Regency. The program focuses not only on reducing the volume of waste disposed of in landfills but also empowering the community, particularly women, in the efficient and environmentally friendly waste management. The management of the waste bank is expected to raise community awareness about the importance of better waste management, strengthen social structures, and provide economic benefits for the village community. Collaboration between the village government, the community, and other sectors, along with the development of sustainable programs, is key to the success of creating an environmentally friendly village that can improve the quality of life for the people of Kalirejo Village.
Kemampuan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Open Ended Trigonometri SMAN 1 Gondangwetan Ditinjau Dari Jenis Kelamin: pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan, daftar pustaka, profil singkat Ernani, Sintia Dia; Sumantri, Cahya Mar’a Saliha
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 02 (2024): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i02.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaikan soal pendendam ditinjau dari jenis kelamin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya, tes kemampuan pemecahan masalah matematika, dan pedoman wawancara. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4 orang siswa yang diambil dari kelas X-6 SMAN 1 Gondangwetan. Pengambilan subjek tersebut berdasarkan nilai tertinggi mata pelajaran matematika yaitu 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, dan wawancara. Selanjutnya teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada tahap pengecekan keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi, yaitu berupa tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan Kemampuan pemecahan masalah siswa laki-laki subjek S2O L hanya memenuhi satu tahap pemecahan masalah, yaitu memahami masalah. Sedangkan Siswa laki-laki subjek S21 L tidak memenuhi tahap pemecahan masalah, yaitu memahami masalah, merencanakan masalah, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali. Sedangkan Kemampuan pemecahan masalah siswa perempuan subjek S31 P hanya memenuhi satu tahap pemecahan masalah, yaitu memahami masalah. Sedangkan Siswa perempuan dengan subjek S12 tidak memenuhi tahap pemecahan masalah, yaitu memahami masalah, merencanakan masalah, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali.
CLASSICAL TEST THEORY: ANALISIS BUTIR SOAL ULANGAN HARIAN MATERI TURUNAN KELAS XI BERBANTUAN SOFTWARE ITEMAN V4.3 Sumantri, Cahya Mar'a Saliha
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 02 (2024): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i02.511

Abstract

Tes merupakan alat ukur untuk mengukur pengetahuan, keterampilan siswa dalam menyelesaikan suatu masalah. Penyusunan instumen tes harus memenuhi standar agar dapat dijadikan sebagai tolak ukur kemampuan siswa. Salah satu cara untuk mendapatkan tes hasil belajar yang baik adalah melalui proses kegiatan analisis butir soal. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis butir soal ulangan harian materi turunan siswa kelas XI dengan menggunakan classical test theroy untuk menentukan karakteristik butir soal suatu tes yaitu tingkat kesukaran, daya pembeda, distribusi pengecoh, dan reliabilitas tes berbantuan software ITEMAN V4.3. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 20 siswa kelas XI SMA. Analisis data menggunakan ITEMAN dan SPSS Statistics 27. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa kualitas butir soal ulangan harian dengan bab Turunan untuk siswa kelas XI masuk dalam kategori baik untuk tingkat kesukaran. Hal ini diketahui berdasarkan karakteristik butir soal menunjukkan bahwa tingkat kesukaran butir dimana masuk kategori sedang (baik). Sedangkan, daya beda butir soal masuk kategori perlu direvisi, dan pengecoh sudah berfungsi dengan baik. Tetapi, untuk estimasi reliabilitas instrument yang dihasilkan guru mendapatkan hasil dimana merupakan hasil yang tidak reliabel atau tidak konsisten.
ANALISIS PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Sumantri, Cahya Mar'a Saliha; Hulaima
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 1 (2024): Central Journal of Education (CEJou) July
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i1.428

Abstract

This study aims to describe how the influence of conceptual understanding on the problem solving abilities of class VIII students at MTs Negeri 6 Pasuruan, on the Pythagorean theorem material. This study used a descriptive qualitative method with 3 research sample, which were selected using a purposive sampling technique. The research instrument used was a conceptual understanding questionnaire which contained 5 descriptive questions and 5 statements with correct, doubtful and false answer choices to determine the research sample. Then a problem solving test according to the Polya problem solving steps as many as 2 description questions. The results of the study showed that students with high conceptual understanding had good problem solving abilities and did not experience difficulties and did problem solving according to Polya’s steps. Students with moderate understanding of concepts have good abilities but experience difficulties in solving problems and according to Polya steps. Whereas students with low conceptual understanding have poor problem-solving abilities, so they experience difficulties and do not solve problems according to Polya’s steps.