Ikan Lemuru (Sardinella lemuru) merupakan komoditas perikanan pelagis yang sangat bernilai ekonomis di kalangan masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dasar penerapan GMP dan SSOP pada pengolahan ikan lemuru dalam kaleng dengan media saos tomat. Metode penelitian dilakukan dengan observasi dan wawancara. Metode kerja dilakukan mengikuti langsung proses penerapan GMP dan SSOP sejak penerimaan bahan baku sampai pemuatan, dengan pengujian mutu (organoleptik, mikrobiologi, antibiotik) dan pengukuran suhu. Penilaian Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) mengacu PermenKP No. 17 tahun 2019. Analisa data dilakukan dengan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan penerapan GMP dan SSOP sudah dilakukan dengan baik sesuai SNI. Hasil pengujan mutu organoleptik bahan baku dan produk kaleng adalah 8,25 dan 8,84. Hasil pengujian histamin bahan baku ikan 27,09 ppm, produk lemuru kaleng 29,51 ppm. Bobot tuntas adalah 62,68 ± 0,81 %. Hasil uji kimia produk lemuru kaleng yaitu, Merkuri (Hg) 0,0341 mg/kg, Kadmium (Cd) 0,0468 mg/kg, Timbal (Pb) 0,2092 mg/kg, dan Arsen (As) 0,7308 mg/kg. Uji ALT Aerob dan ALT Anaerob mendapatkan hasil <10 koloni/g. Kelayakan dasar pengolahan lemuru sterilisasi dalam kaleng telah dilakukan dengan menerapkan persyaratan dasar dengan baik. Hasil penilaian hasil SKP adalah rating B dimana terdapat 2 penyimpangan yaitu serius pada klausul (XIV) dan XVIII dan mayor
Copyrights © 2025