Akses pelayanan kesehatan jiwa bagi penderita gangguan jiwa perlu diperhatikan untuk meningkatkan angka kesembuhan. Dalam penelitian ini masyarakat di Gununungkidul memiliki masalah yang sangat signifikan terkait dengan kesehatan jiwa, penulis mencoba menggambarkan aksesibilitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh penyedia layanan tingkat dasar yaitu Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi ODDP di wilayah Gunungkidul. Responden dalam penelitian ini adalah keluarga ODDP yang berjumlah 40 orang dengan metode accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat pada satu variabel untuk menghitung persentase karakteristik responden. Dari hasil penelitian, dimensi approachability, acceptability, availability (ketersediaan dan transportasi), affordability, dan appropriateness telah dijelaskan dengan baik. Secara umum masyarakat sudah memiliki aksesibilitas yang baik, namun masyarakat masih beranggapan bahwa aksesibilitas pelayanan kesehatan hanya sebatas mendapatkan obat di Puskesmas.
Copyrights © 2022