Gangguan bipolar memerlukan proses pengobatan dan manajemen jangka panjang sehingga tidak menutup kemungkinan penderita akan tidak patuh dalam pengobatan. Salah satu faktor penyebab yaitu persepsi pasien terhadap penyakitnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh persepsi tentang penyakit terhadap kepatuhan minum obat. Penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada pasien bipolar sebanyak 108 responden dengan teknik simple random sampling. Variabel independent persepsi penyakit dan variabel dependent kepatuhan minum obat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis uji statistik koefisien kontingency. Hasil penelitian sebagian besar memiliki persepsi positif (60,2%), sebagian besar memiliki kepatuhan minum obat (64,8%) dan memiliki signifikansi persepsi penyakit terhadap kepatuhan minum obat (p <0.001 dan C=0.578). Peningkatan persepsi terhadap penyakit diperlukan penderita bipolar untuk meningkatkan kepatuhan minum obat sehingga mencegah terjadinya kekambuhan.
Copyrights © 2024