Keluarnya perawat dari pekerjaannya (turnover) biasanya di dahului oleh ke inginan untuk pindah yang disebut dengan turnover intention. Keinginan perawat untuk pindah dapat disebabkan oleh motivasi, stress, kepuasan dan beban kerja. Oleh karena itu manajemen harus memperhatikan hal tersebut agar perawat loyal. Karena turnover sangat merugikan organisasi rumah sakit, baik dari segi biaya, sumber daya, maupun efektifitas pemberian asuhan keperawatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan turnover intention. Jenis Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi perawat sebanyak 59 responden dengan Teknik pengambilan sample yaitu total sampling. Analisa data menggunakan kendall tau dan regresi linier berganda. Hasil uji model anova menunjukkan nilai sig 0.000 (<0.05). Secara simultan ada hubungan antara motivasi, stress, kepuasan dan beban kerja dengan turnover intention.
Copyrights © 2025