Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel kereta api Medan Denai, Kota Medan. Permukiman di kawasan ini umumnya dihuni oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap pekerjaan layak, sanitasi buruk, dan dampak polusi suara dari aktivitas kereta api. Studi ini juga mengeksplorasi hubungan antara pendapatan, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan terhadap kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun solidaritas sosial antarwarga cukup tinggi, masyarakat di kawasan ini mengalami ketidakstabilan ekonomi yang signifikan. Berdasarkan temuan ini, diperlukan pendekatan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menata ulang kawasan permukiman agar sesuai dengan regulasi tata ruang
Copyrights © 2025