Transformasi digital dalam sistem keuangan telah berkembang pesat, terutama dengan munculnya teknologi pembayaran real-time yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembayaran real-time bertenaga AI di perusahaan multinasional. Penelitian ini meninjau literatur dari berbagai jurnal ilmiah untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan AI dalam sistem pembayaran real-time dan efektivitasnya terhadap efisiensi keuangan dan kepatuhan terhadap peraturan. Teori Difusi Inovasi berfungsi sebagai dasar teoritis untuk mengidentifikasi hambatan dan pendorong utama dalam penerapan teknologi AI. Penelitian ini menggunakan 36 data sekunder yang kemudian dianalisis menggunakan metode SLR. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembayaran real-time bertenaga AI memiliki manfaat yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi transaksi dan memungkinkan pembayaran diproses secara instan dengan akurasi tinggi. Temuan lain menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan teknologi ini bergantung pada beberapa faktor seperti keunggulan relatif, kompatibilitas dengan sistem yang ada, kompleksitas, kemudahan uji coba, dan keterobservasian manfaatnya. Penerapan teknologi ini juga masih menghadapi tantangan yang tidak dapat diabaikan. Kompleksitas regulasi internasional, keamanan siber, dan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan penerapan sistem pembayaran berbasis AI.
Copyrights © 2025