Balanced Scorecard (BSC) telah berkembang menjadi alat pengukuran kinerja yang digunakan di berbagai sektor, termasuk bisnis, pendidikan, layanan kesehatan, dan sektor publik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis implementasi Balanced Scorecard dalam pengukuran kinerja organisasi serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 30 penelitian terdahulu yang membahas penerapan BSC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balanced Scorecard efektif dalam meningkatkan kinerja organisasi dengan pendekatan yang lebih terstruktur terhadap perencanaan strategis dan evaluasi kinerja. Di sektor bisnis, BSC berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional dan daya saing. Di sektor pendidikan dan layanan kesehatan, BSC terbukti mampu meningkatkan kualitas layanan dan manajemen institusional. Efektivitas BSC sangat bergantung pada kesiapan organisasi, dukungan manajemen, serta keterlibatan karyawan dalam memahami dan menjalankan metode ini secara konsisten. Meskipun memiliki banyak keunggulan, penerapan BSC juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan dalam adaptasi di sektor tertentu, kesulitan dalam akuisisi pelanggan, serta hambatan dalam perspektif keuangan dan pembelajaran, khususnya di UMKM dan koperasi. Selain itu, penerapan BSC di sektor publik sering kali memerlukan modifikasi agar sesuai dengan karakteristik organisasi nirlaba dan pemerintahan. Studi ini menegaskan bahwa meskipun BSC merupakan alat yang fleksibel dan efektif
Copyrights © 2025