Kota Singkawang yang terdiri atas 3 pilar suku besar yakni Tionghoa, Dayak, dan Melayu, nyatanya mampu merepresentasikan harmoni yang indah dalam budaya dan sistem kepercayaan. Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kajian kepustakaan ini menarasikan ritual Tatung menjadi satu dari sekian banyak hal yang keberadaannya dapat divisualisasikan tidak hanya dari sudut pandang budaya, tetapi juga religi. Dimana Tatung menjadi penghantar doa, harapan, dan berkat dari para Dewa kepada umat. Aktivitas komunikatif dari seorang Tatung tidak hanya berdasarkan siapa orangnya, tetapi juga mengukur mental serta spiritualitas. Hanya orang yang mendapat ilham, panggilan, petunjuk, dan kerelaan hati yang akan dibekali oleh Yang Kuasa menjadi ‘Tanan Kanan” Dewa kepada para umat.
Copyrights © 2025