Salah satu dampak utama dari kebijakan efisiensi anggaran di Bappeda Muara Enim adalah perubahan dalam prioritas alokasi dana. Pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menentukan proyek-proyek yang akan didanai, sehingga hanya program yang dianggap benar-benar strategis yang akan mendapatkan alokasi anggaran penuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan efisiensi anggaran di Bappeda Muara Enim dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah dan untuk mengetahui dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap pencapaian sasaran pembangunan daerah di Bappeda Muara Enim, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun infrastruktur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil dalam penelitian ini adalah Dengan menerapkan strategi prioritas dalam pembangunan infrastruktur, digitalisasi sistem administrasi, serta penguatan kapasitas SDM aparatur pemerintahan, efisiensi anggaran dapat dijalankan tanpa mengorbankan kualitas layanan publik. Pemanfaatan teknologi dan metode manajemen proyek yang lebih ketat juga berkontribusi dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran yang terbatas.
Copyrights © 2025