Usrotuna: Journal of Islamic Family Law
Vol. 1 No. 1 (2024): Usrotuna: Journal of Islamic Family Law

PEMOTONGAN DAN PELUKAAN GENITALIA PEREMPUAN (P2GP): Sebuah Tinjauan Multidisipliner

Nisrofah, Siti (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Aug 2024

Abstract

Abstract The practice of Female Genital Genital Mutilation and Cutting (P2GP) or often called female circumcision is common in Indonesia as well as other Muslim regions such as Africa and Egypt. The community believes that female circumcision is part of the Islamic law which aims to stabilize women's desire. In addition, the tradition factor is a strong reason for the perpetuation of the practice of female circumcision until now. This study aims to describe the practice of Female Genitalia Cutting and Injury (P2GP) in a multiperspective perspective. This research belongs to the type of qualitative research through descriptive analysis. Data collection was carried out by searching literature and literature sources relevant to the research topic. Data analysis is carried out by examining the information obtained through an interconnection approach, then providing arguments in accordance with the discussion to draw conclusions. The results of this study show that Female Genitalia Cutting and Injury (P2GP) does not have a strong naqli argument. Historically, female circumcision is an ancient Egyptian tradition full of myths of gender injustice, while in medical and psychological views, female circumcision can cause reproductive disorders, loss of sexual pleasure, and prolonged trauma. This is corroborated by several contemporary scholars who agree to prohibit the practice of Cutting and Injuring Female Genitalia (P2GP), even if the mafsadat is too high, they do not hesitate to forbid it. Abstrak Praktik Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) atau yang sering disebut khitan perempuan banyak terjadi di Indonesia serta kawasan muslim lainnya seperti Afrika dan Mesir. Masyarakat meyakini bahwa Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) adalah bagian dari syariat Islam yang bertujuan untuk menstabilkan syahwat perempuan. Selain itu, faktor tradisi menjadi alasan kuat atas dilanggengkannya praktik Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) hingga sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan praktik Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) dalam kacamata multiperspektif. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif melalui analisis deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan penelusuran literatur dan sumber kepustakaan yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan dengan menelaah informasi yang diperoleh melalui pendekatan interkoneksi, kemudian memberikan argumen yang sesuai dengan pembahasan untuk ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) tidak memiliki dalil naqli yang kuat. Secara historis, Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) adalah tradisi Mesir kuno yang penuh dengan mitos ketidakadilan gender, sedangkan dalam pandangan medis dan psikologis, Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) dapat menyebabkan gangguan reproduksi, hilangnya kenikmatan seks, dan trauma yang berkepanjangan. Hal tersebut dikuatkan dengan beberapa ulama kontemporer yang bersepakat untuk melarang praktik Pemotongan dan Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP), bahkan jika mafsadatnya terlalu tinggi maka tidak segan untuk mengharamkannya.  

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

usrotuna

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Usrotuna: Journal of Islamic Family Law, Berisi kajian-kajian tekstual dan lapangan dalam spektrum keilmuan Islam yakni hukum keluarga Islam berparadigma gender meliputi perkawinan, perceraian, warisan, wasiat, dan hibah. Tema ini bertujuan agar Usrotuna menjadi tempat diskusi akademis mengenai ...