Berbagai program subsidi perumahan yang telah disalurkan oleh pemerintah khususnya bagi golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih kerap terjadi berbagai permasalahan. Banyak ditemukan banyak unit rumah dimiliki oleh kelompok yang bukan sasarannya, banyaknya terdapat rumah yang sudah dibeli tetapi tidak dihuni oleh pemiliknya dan buruknya kondisi prasarana dan fisik bangunan, yang mana hal ini juga terjadi di Perumahan Rancaekek Permai 2, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Berangkat dari fenomena tersebut artikel ini mengkaji apakah penyaluran subsidi perumahan yang ada di Kecamatan Rancaekek apakah telah efektif atau belum. Penelitian ini menggunakan metode mix-method (kualitatif dan kuantitatif) dengan pengambilan data berupa in-depth interview terstruktur dan observasi. Wawancara dilakukan kepada 10 informan yang tinggal di Perumahan Rancaekek Permai 2, 1 Ketua Rukun Warga dan 1 Humas Pihak Pengembang. Analisis data menunjukkan persentase variabel mekanisme program 80% atau baik. Sedangkan, variabel produk perumahan memiliki persentase sebesar 33,75% atau tidak baik. Sehingga, Penelitian ini mengungkapkan bahwa penyaluran perumahan bersubsidi di Perumahan Rancaekek Permai 2 memiliki persentase sebesar 56,87% atau efektif. Meskipun demikian, persentase ini relatif kecil dan patut untuk ditingkatkan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa aspek kelompok sasaran, fisik bangunan dan prasarana umum harus ditingkatkan dan harus dilakukan pengawasan ketat oleh pemerintah.
Copyrights © 2023