Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu tanaman yang telah banyak dibudidayakan. Bagian buah kakao yang sering dimanfaatkan yaitu berupa bijinya. Kakao (Theobroma cacao L.) biasanya dikonsumsi dalam bentuk makanan ataupun minuman cokelat yang mengandung senyawa fenolik serta memiliki berbagai manfaat kesehatan seperti melindungi tubuh dari radikal bebas, mengurangi stres dan depresi, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, melawan kanker, menurunkan risiko kolesterol dan serangan jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolik ekstrak etanol pada biji kakao (Theobroma cacao L.). Senyawa fenolik dalam biji kakao diekstraksi menggunakan metode sonikasi dengan pelarut n-heksan dan etanol 70%. Kadar fenolik ditentukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Visible dengan pereaksi Folin-Ciocalteau dan absorbansi diukur pada panjang gelombang maksimum 749 nm sebagai pembanding digunakan asam galat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persen rendamen untuk ekstrak kental n-heksan sebesar 15,70% dan ekstrak kental etanol sebesar 7,60%. Dan rata-rata kadar fenolik ekstrak etanol biji kakao adalah 4,866 mgGAE/g ekstrak.
Copyrights © 2024