Metode sorogan, sebagai salah satu pendekatan tradisional dalam sistem pendidikan pesantren di Indonesia, menekankan interaksi langsung antara guru dan santri dalam proses pembelajaran. Namun, dengan perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI), metode ini dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan modern. Artikel ini mengeksplorasi implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam metode sorogan di pesantren. Dengan mengintegrasikan AI, diharapkan terjadi peningkatan dalam efektivitas dan efisiensi pembelajaran, serta kemampuan personalisasi pendidikan sesuai dengan kebutuhan individual santri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dimana data yang disajikan bukan berupa angka-angka, melainkan narasi yang akan dijabarkan Tujuan penelitian ini dengan menganalisis bagaimana AI dapat membantu dalam memberikan umpan balik yang lebih cepat, mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan, dan menyediakan sumber belajar tambahan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam metode sorogan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih dinamis dan interaktif, sekaligus mempertahankan nilai-nilai tradisional pendidikan pesantren.
Copyrights © 2025