Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam mengenai Tinjaun Adat Tuang Labuang Dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini digunakan dengan tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian berdasarkan proposive sampling terdiri dari 2 Orang tokoh adat ( 2 orang tokoh adat) di Desa Batujungku. Selain peneliti sebagai instrument kunci dalam penelitian. Penelitian ini juga menggunakan taknik dalam pengumpulan data berupa: Obsevasi, dan wawancara,(Cresswell, 2010). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengarah pada studi kasus dengan menggunakan interactive models, dengan langkah-langkah yang di tempuh Miles dan Huberman, (1984) yakni; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Proses Pelaksanaaan tradisi adat tuang labuang dalam kehidupan masyarakat Desa Batujungku sangat penting dilakukan. Karena berkedaan dengan menjaga dan menghormati warisan dari para leluhur yang memiliki tata nilai dan perilaku hubungan interaksi sosial kemasyarakatan warga sebagai orang basudara; (2) makna dari tradisi adat tuang labuang, bagi masyarakat Desa Batujungku adalah suatu uangkapan doa adat, yang dilakukan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara para leluhur dan anak cucu, serta memelihara keagraban, sehingga masyarakat yang menjungjung tinggi nilai-nilai budaya (civic culture) sepertiĀ Nilai religius, nilai gotong royong, nilai keadilan dan nilai musyawarah. Yang dilakukan dan dilaksanakan sesuai dengan aturan adat yang telah ditetapkan
Copyrights © 2025