Bahasa Arab memiliki peran penting dalam masyarakat negara Kenya dan Indonesia, karena merupakan bahasa agama sejak masuknya Islam. Minat mempelajari bahasa Arab semakin meningkat dan upaya untuk melestarikan terus berlanjut sampai bidang pendidikannya telah berkembang secara signifikan dalam dekade terakhir. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran bahasa Arab diperhatikan di kedua negara ini. Namun pembelajaran bahasa Arab di Indonesia dan Kenya terdapat masalah, baik dari kurikulum, materi, bahan ajar, guru, media pembelajaran dan yang lainnya. Hal ini perlu dianalisis masalah yang dihadapi oleh pengajar dalam mengajarkan bahasa Arab. Sebagai upaya memberikan kontribusi bagi pengembangan dan peningkatan kurikulum pendidikan bahasa Arab. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa diperlukan model kurikulum yang bisa mewakili karakteristik pelajar di kedua negara tersebut, Bahasa Arab dipelajari sebagai bahasa kedua perlu disusun kurikulum yang baik, diperlukan inovasi materi pembelajaran, media pembelajaran dan juga kualitas guru pengajar bahasa Arab yang profesional.
Copyrights © 2022