Penelitian ini mengkaji dampak politik uang terhadap kualitas demokrasi di Indonesia, khususnya terkait dengan partisipasi pemilih dan transparansi pemilu. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana politik uang memengaruhi proses demokrasi di Indonesia, dengan fokus pada integritas pemilu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari artikel dan laporan terkait topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik uang berdampak negatif terhadap partisipasi pemilih, karena mengurangi motivasi untuk terlibat aktif dalam pemilu, terutama ketika pemilih merasa pilihan mereka telah "dibeli." Selain itu, politik uang merusak transparansi pemilu, menurunkan kredibilitas hasil pemilu, dan menciptakan ketidaksetaraan dalam kompetisi politik. Meskipun terdapat regulasi yang melarang praktik ini, pengawasan yang lemah dan penegakan hukum yang tidak tegas masih memungkinkan praktik politik uang terus berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan kualitas demokrasi, diperlukan upaya yang lebih kuat dalam pendidikan politik, pengawasan pemilu yang lebih baik, dan penegakan hukum yang lebih ketat terhadap politik uang.
Copyrights © 2025