Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi falsafah Tri Hita Karana dalam membangun karakter siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui mata pelajaran olahraga. Tri Hita Karana, yang berasal dari budaya Bali, mengajarkan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan lingkungan. Konsep ini diyakini dapat diterapkan dalam konteks pendidikan untuk membentuk karakter yang positif pada generasi muda. Melalui pendekatan pembelajaran olahraga, siswa diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, kerja sama, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di beberapa SMP yang telah mengimplementasikan pendekatan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Tri Hita Karana dalam pembelajaran olahraga tidak hanya meningkatkan aspek fisik siswa, tetapi juga memperkuat nilai-nilai karakter yang mendukung pembentukan pribadi yang harmonis dan berakhlak baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pendidik untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan falsafah budaya dalam kurikulum pendidikan karakter di Indonesia.
Copyrights © 2024