Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep ekoteologi Islam melalui analisis mendalam terhadap prinsip-prinsip konservasi lingkungan yang terkandung dalam Al-Qur'an dan Hadits. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan menggali, menganalisis, dan menginterpretasikan ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadits yang berkaitan dengan lingkungan hidup, serta merumuskan implikasinya terhadap kebijakan lingkungan kontemporer. Analisis tematik (maudhu’i) dan analisis konten dilakukan untuk menginterpretasikan prinsip-prinsip lingkungan yang berasal dari ajaran Islam. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekoteologi Islam dibangun berlandaskan tiga konsep fundamental: tauhid (keesaan Allah), khalifah (pengelolaan), dan amanah (tanggung jawab). Dalam perspektif Islam, alam semesta diciptakan dalam keseimbangan (mizan) dan manusia diberi tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan tersebut. Analisis terhadap ayat-ayat ekologis menunjukkan bahwa Islam menekankan konservasi sumber daya alam, melarang perusakan lingkungan (fasad fil-ardh), dan memerintahkan hidup sederhana tanpa pemborosan (israf). Prinsip-prinsip ini memiliki implikasi signifikan terhadap pengembangan kebijakan lingkungan kontemporer yang holistik, etis, dan berkelanjutan, yang tidak hanya mengatasi krisis ekologi, tetapi juga mendorong keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.
Copyrights © 2025