Mengembangkan pola pikir ilmiah yang kritis di dalam lingkungan Universitas sangat vital untuk menciptakan pengetahuan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu faktor utama dalam mengembangkan pemikiran ilmiah yang kritis adalah penggunaan logika sebagai sarana untuk menyusun argumentasi yang sistematis dan rasional. Logika memfasilitasi mahasiswa dalam menilai informasi secara lebih objektif menghindari kesalahan pemikiran, serta menyusun kesimpulan yang sah dan bukti yang dapat diandalkan. Di Universitas pembelajaran mengenai logika tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pada penggunaannya dalam penelitian, analisis data, dan pemecahan masalah sains. Penggunaan prinsip-prinsip logika seperti deduksi, induksi dan pengenalan kesalahan logis memungkinkan mahasiswa untuk berfikit lebih dalam dan kritis saat menghadapi tantangan ilmiah. Artikel ini menjelaskan signifikansi logika dalam pembentukan pemikiran ilmiah yang kritis di Perguruan Tinggi, serta berbagai pendekatan yang bisa digunakan untuk melatih mahasiswa dalam berpikir logis dan kritis di lingkungan akademis. Pemikiran ilmiah yang analitis, berlandaskan logika yang koko, dapat meningkatkan kualitas penelitian dan sumbangan ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa.
Copyrights © 2025