Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak tutur dan strategi kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial di komunitas kesehatan, khususnya dalam komunikasi antara tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif di beberapa fasilitas layanan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada teori tindak tutur Searle serta prinsip kesantunan menurut Leech, dengan fokus pada klasifikasi jenis tindak tutur seperti direktif, deklaratif, ekspresif, dan komisif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan secara dominan menggunakan tindak tutur direktif dan representatif untuk menyampaikan anjuran, larangan, dan penjelasan medis kepada pasien. Strategi kesantunan positif dan negatif juga diterapkan secara konsisten, misalnya melalui penggunaan kata-kata inklusif, kalimat tidak langsung, serta nada komunikasi yang ramah dan tidak menggurui. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi dalam komunitas kesehatan tidak hanya ditentukan oleh isi pesan, tetapi juga oleh cara penyampaian yang santun, empatik, dan sesuai konteks budaya.
Copyrights © 2025