Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan menyanyikan lagu nasional, khususnya "Indonesia Raya", secara rutin di SDN Tunggulwulung 3 ditinjau dari aspek pelaksanaan, frekuensi, dan keterlibatan siswa, guru, serta pihak sekolah. Perkembangan globalisasi dan teknologi melalui akses gawai membawa dampak terhadap pendidikan, termasuk pergeseran minat siswa terhadap budaya asing seperti lagu-lagu pop, yang berpotensi mengabaikan lagu nasional. Pembiasaan menyanyikan lagu nasional menjadi strategi penting dalam membentuk karakter dan nasionalisme siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data model Miles dan Huberman yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menyanyikan lagu nasional telah menjadi rutinitas harian di SDN Tunggulwulung 3, dilaksanakan setiap hari aktif sekolah sebelum pembelajaran dimulai. Untuk meningkatkan efektivitas pembentukan karakter nasionalisme, kegiatan ini dapat diintegrasikan dengan pembelajaran tematik seperti Pendidikan Kewarganegaraan dan Sejarah.
Copyrights © 2025