Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan konsep lingkungan pendidikan menurut Ibnu Khaldun dan Hassan Hanafi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka dengan menelaah karya-karya utama kedua tokoh tersebut. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap utama: eksplorasi literatur, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun menekankan pendidikan sebagai alat membangun solidaritas sosial dan mempertahankan stabilitas masyarakat, sementara Hassan Hanafi memandang pendidikan sebagai sarana emansipasi dan transformasi sosial. Ibnu Khaldun fokus pada harmoni sosial, sedangkan Hassan Hanafi menekankan kebebasan intelektual dan kritik terhadap struktur yang menindas. Kedua perspektif ini relevan untuk menjawab tantangan pendidikan Islam modern, yang memerlukan keseimbangan antara nilai tradisional dan inovasi.
Copyrights © 2025