Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai penyebab terjadinya miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik pada pembelajaran Matematika dan IPA dalam mengkonstruksi pengetahuannya. Dalam dunia pendidikan para pendidik sering kali menemukan peserta didik yang memiliki konsep yang berbeda dengan konsep yang diterima oleh pendidik ataupun dari sumber referensi lainnya. Secara umum, penyebab miskonsepsi berasal dari peserta didik sendiri, guru yang mengajar, buku teks, konteks pembelajaran, dan metode pengajar. Hal ini tentu saja berdampak pada pemahaman yang salah akibat dari pengalaman peserta didik dalam mengkonstruksi pengetahuannya dengan konsep yang tidak tepat. Miskonsepsi merupakan hal yang wajar dalam proses pembentukan pengetahuan oleh seseorang yang sedang belajar. Dengan demikian, tidak mudah untuk sungguh-sungguh mengerti penyebab miskonsepsi yang dialami setiap peserta didik dan juga tidak mudah untuk membantu setiap peserta didik secara tepat dalam mengatasi miskonsepsi. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran, sebaiknya para pendidik dapat memilih bahan pelajaran dan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan cara berpikir peserta didik, mencari atau mengungkap miskonsepsi yang dilakukan peserta didik, mencoba menemukan penyebab miskonsepsi tersebut, dan mencari perlakuan yang sesuai untuk mengatasi kesalahpahaman.
Copyrights © 2025