Semua lembaga pendidikan berusaha untuk menanamkan karakter mulia pada siswa mereka. Dalam konteks ini, guru dan pendidik, khususnya pendidik PAI, memainkan peran penting dalam proses tersebut. Selama kegiatan pendidikan, pengajar tidak hanya harus memberikan informasi tetapi juga harus menunjukkan perlunya pendidikan moral. Oleh karena itu, taktik yang digunakan oleh pendidik dalam pembentukan moral harus sesuai untuk meningkatkan keefektifan dan kegunaan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip moral yang diberikan oleh pengajar PAI dan untuk memahami taktik yang digunakan oleh mereka untuk menumbuhkan moral positif pada siswa. Penulis menggunakan metodologi kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan data ini melalui teknik literatur. Temuan dari perdebatan ini menunjukkan bahwa pengembangan moral yang difasilitasi oleh para pendidik PAI termasuk menjunjung tinggi kebersihan, menunjukkan kepedulian terhadap orang lain, dan memikul tanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.
Copyrights © 2025