FaST : Jurnal Sains dan Teknologi
Vol. 8 No. 1 (2024): NOVEMBER

THE COMBINED ANTIMICROBIAL ACTIVITY OF CAYENNE CHILI PEPPER (Capsicum frutescens) EXTRACT AND Bifidobacterium breve BS2-PB3 AGAINST METHICILLIN-RESISTANT Staphylococcus aureus [AKTIVITAS ANTIMIKROBA GABUNGAN EKSTRAK CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS) DAN BIFIDOBACTERIUM BREVE BS2-PB3 TERHADAP METHICILLIN-RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS]

Pongajow, Billy Yosua Costantin (Unknown)
Simamora, Chelsea Valeria (Unknown)
Sugata, Marcelia (Unknown)
Jo, Juandy (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2024

Abstract

Antibiotic resistance is increasingly becoming a global health threat, prompting the search for alternative treatments from natural compounds. Capsicin is a bioactive component of Capsicum species, exhibiting antimicrobial, antifungal, anticancer, and anti-inflammatory properties. Probiotics such as Bifidobacterium breve are also known for their immunomodulatory and antimicrobial effects. This study explored the synergistic potential of capsaicin and B. breve combination. Capsaicin was extracted from Capsicum frutescens using grinding and solvent methods, and its concentration was measured by spectrophotometry at 650 nm. The capsaicin extract was added to B. breve BS2-PB3 cultures and tested against Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). The results showed a significant increase in clear zone diameter with capsaicin supplementation compared to individual controls, indicating synergistic potential in enhancing the antimicrobial activity.Bahasa Indonesia Abstract:Resistensi antibiotik semakin menjadi ancaman kesehatan global, sehingga mendorong pencarian alternatif pengobatan dari senyawa alami. Capsaicin merupakan komponen bioaktif dari spesies Capsicum yang menunjukkan sifat antimikroba, antifungal, antikanker dan anti-inflamasi. Probiotik seperti Bifidobacterium breve juga dikenal karena efek imunomodulator dan antimikrobanya. Penelitian ini mengeksplorasi potensi sinergis kombinasi capsaicin dari ekstrak cabai rawit dan B. breve strain BS2-PB3. Capsaisin diekstraksi dari Capsicum frutescens menggunakan metode penggilingan dan pelarut, dimana konsentrasinya diukur dengan spektrofotometri pada 650 nm. Ekstrak cabai yang berisikan capsaicin ditambahkan ke kultur B. breve BS2-PB3 dan diuji terhadap Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada diameter zona bening ketika MRSA dipaparkan terhadap kombinasi B. breve dengan suplementasi ekstrak cabai dibandingkan perlakuan-perlakuan individual. Hal tersebut menunjukkan potensi sinergis antara kultur probiotik dengan suplementasi capsaicin dalam meningkatkan aktivitas antimikroba.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

FaSTJST

Publisher

Subject

Computer Science & IT Environmental Science

Description

Started in 2017, FaST publishes articles in the areas of science and technology, particularly in food technology, biology, electrical engineering, industrial engineering, mathematics and civil engineering. Articles are either reviews and/or research ...