Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh Financial Distress dan Growth Opportunities terhadap Konservatisme Akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis SMART PLS. Data yang digunakan diperoleh dari perusahaan yang terdaftar di BEI selama periode 2017 - 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Growth Opportunities memiliki pengaruh terbesar terhadap Konservatisme Akuntansi, Financial Distress menunjukkan pengaruh yang lebih kecil terhadap Konservatisme Akuntansi. Penelitian ini memberikan bukti bahwa perusahaan dengan peluang pertumbuhan yang lebih besar cenderung memilih kebijakan akuntansi yang lebih konservatif. Kesimpulan menyatakan bahwa kebijakan Konservatisme Akuntansi dipengaruhi oleh faktor internal seperti : Growth Opportunities. Namun, penelitian ini juga memiliki keterbatasan dalam hal pengukuran Financial Distress dan tidak mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi ekonomi makro.
Copyrights © 2025