Penelitian ini menganalisis reduplikasi dalam novel Ayam Goreng Gadamala dan Pria Berkacamata untuk mengidentifikasi jenis dan kontribusinya terhadap apresiasi sastra. Metode penelitian deskriptif kualitatif dilakukan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menemukan 470 data reduplikasi dengan komposisi: reduplikasi utuh (57%), reduplikasi berimbuhan (28%), reduplikasi semu (6,6%), reduplikasi sebagian (5,3%), dan reduplikasi berubah bunyi (3%). Setiap jenis reduplikasi memiliki karakteristik semantis unik, dengan reduplikasi utuh paling dominan karena maknanya terendah. Analisis menunjukkan reduplikasi tidak sekadar fenomena gramatikal, melainkan strategi komunikasi yang mencerminkan kreativitas kognitif penutur dalam memanipulasi bahasa. Penelitian berkontribusi pada pengembangan kajian morfologi bahasa Indonesia, teori stilistika sastra, dan model integrasi linguistik-sastra. Secara pedagogis, temuan mengungkapkan bahwa reduplikasi dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan apresiasi sastra melalui pemahaman mendalam tentang struktur dan fungsi bahasa dalam karya sastra. Kata kunci : reduplikasi, morfologi, novel Indonesia, apresiasi sastra, linguistik
Copyrights © 2025