Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran seni tari dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan sosial siswa di SDN Durung Banjar Candi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, melibatkan siswa kelas V dan VI, guru seni budaya, serta kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni tari memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan komunikasi verbal dan nonverbal siswa, seperti kemampuan menyampaikan ide, memahami isyarat, dan meningkatkan kepercayaan diri. Selain itu, seni tari juga berperan dalam meningkatkan keterampilan sosial, seperti kerja sama, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan. Namun, implementasi pembelajaran seni tari di sekolah masih menghadapi kendala berupa minimnya fasilitas, alokasi waktu terbatas, dan kurangnya pelatihan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni tari merupakan media yang efektif untuk mendukung pendidikan holistik siswa, sehingga perlu didukung dengan kebijakan dan fasilitas yang memadai. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan kurikulum seni budaya yang lebih terintegrasi untuk membentuk siswa yang berkarakter dan adaptif terhadap tantangan global.
Copyrights © 2025