Pengembangan pelayanan digital di Desa Pameuntasan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan publik. Metode yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Identifikasi masalah dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta perangkat desa lainnya, serta analisis terhadap website e-office dan praktik pelayanan desa. Pengumpulan data dilakukan dalam dua tahap: identifikasi jenis layanan prioritas dan studi dokumen peraturan terkait prosedur pelayanan. Pada tahap perancangan, desain aplikasi dan mockup dibuat mengikuti model SDLC, diikuti oleh pengembangan aplikasi sederhana yang selaras dengan aplikasi E-Office yang disediakan oleh pemerintah kabupaten. Implementasi aplikasi diuji melalui User Acceptance Test (UAT) untuk memastikan semua fitur berfungsi dengan baik dan sesuai kebutuhan pengguna akhir. Kendala utama yang dihadapi adalah pelayanan konvensional yang tidak efisien, sehingga solusi yang ditawarkan adalah aplikasi web yang lebih sederhana dan mudah digunakan. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja, efektivitas kerja, dan akuntabilitas perangkat desa. Pelatihan dan pendampingan bagi perangkat desa akan dilakukan untuk memastikan keberhasilan implementasi aplikasi ini. Dengan adanya aplikasi baru ini, diharapkan masyarakat Desa Pameuntasan dapat menerima pelayanan yang lebih prima dan efisien.
Copyrights © 2025