Kemiskinan menjadi fakta dan masalah sosial yang sangat krusial yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia dan gereja yang masih terlihat sampai sekarang. Oleh karena itu dalam hal ini pemerintah dan gereja harus lebih peka dalam menangani masalah kemiskinan ini. Kemiskinan adalah keadaan di mana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat untuk memenuhi kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Meskipun kemiskinan yang paling parah terdapat di dunia bekembang, kemiskinan juga dapat terjadi di setiap wilayah dan negara, termasuk di negara-negara yang tergolong negara maju. Kemiskinan juga dapat dilihat sebagai kondisi kolektif yang dialami oleh masyarakat miskin, atau kelompok orang-orang miskin, dan dalam pengertian inilah keseluruhan negara bisa dianggap miskin, dan biasanya negara-negara yang masyarakatnya dianggap miskin disebut sebagai negara berkembang. Injil Lukas adalah salah satu Injil yang membahas kehidupan iman Kristen di dalam praktek hidup sehari-hari, dengan jumlah dan penekanan tema tentang kemiskinan dan kekayaan. Ada banyak materi dalam Injil Lukas yang menekankan hak istimewa kaum miskin dan penghukuman terhadap orang kaya. Hal ini yang kemudian membuat Injil Lukas disebut sebagai Injil orang miskin karena tema umum tentang kemiskinan yang lebih banyak menonjol. Dengan pendekatan deskriptif dan analisis, penulis ingin menyoroti kritikan Lukas terhadap orang kaya pada masa itu dan implikasinya dengan konteks masyarakat dan gereja di Indonesia.
Copyrights © 2024