Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan, baik di dunia maupun di Indonesia. Kesadaran masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan penanganan dini stroke masih tergolong rendah, khususnya di komunitas keagamaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran jemaat GMIT Talenalain Manulai 1 terkait faktor risiko, tanda-tanda awal, serta langkah-langkah pencegahan stroke. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Peserta diberikan materi penyuluhan, diikuti dengan pengukuran pengetahuan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata jawaban benar dari 68,00% pada pre-test menjadi 89,71% pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, jemaat juga menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan stroke. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman jemaat GMIT Talenalain Manulai 1 tentang pencegahan stroke.
Copyrights © 2025