Perubahan jumlah anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menjadi 27 orang anggota tahun 1945 berdampak signifikan dalam politik dan sejarah Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perubahan keanggotaan PPKI, serta implikasinya terhadap konstruksi legitimasi negara yang baru didirikan. Dengan menggunakan metode historis dan menggunakan sumber orde kedua, disimpulkan bahwa perubahan keanggotaan memiliki latar belakang sosiologis, historis dan ideologis. Perubahan ini membantu memperkuat legitimasi pemerintahan Indonesia yang baru dan mengembangkan dasar kebijakan yang lebih inklusif. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya mengetahui proses dinamis yang terlibat dalam pembangunan lembaga negara, yang menunjukkan bagaimana pilihan strategis mempengaruhi evolusi identitas dan struktur politik Indonesia setelah kemerdekaan
Copyrights © 2025