Background: Kehadiran Artificial Intelligence (AI) memberikan manfaat dalam mempercepat penyelesaian tugas, namun sering kali terjadi kesalahan dalam penggunaannya. Guru perlu mempelajari cara mengintegrasikan AI untuk mendorong siswa berpikir kritis, berinovasi, dan mengeksplorasi ide. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan guru dalam memanfaatkan dan memahami implikasi etis AI di dunia pendidikan. Metode: Pengabdian ini menggunakan metode pelatihan dengan tahapan perencanaan, implementasi, pendampingan, evaluasi pelaksanaan, dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan dilakukan secara tatap muka, melibatkan pimpinan sekolah dan guru di Pesantren Darul Uloom School, Satun, Thailand Selatan. Tim PKM terdiri dari Dr. Sitti Maryam Hamid, M.Pd. (ketua tim), Dr. Andi Bulkis Maghfirah Mannong, M.Pd., dan Uyunnasirah Hambali, S.Pd., M.Pd. Hasil: Guru memperoleh pengetahuan baru dalam membuat materi ajar menggunakan Gemini, Perplexity, dan ChatGPT. Mereka juga mampu berinovasi dengan menyediakan materi ajar yang menarik melalui Canva dan Gamma, serta mengintegrasikan aplikasi multimedia AI seperti Kahoot dan Canva untuk mengevaluasi proses pembelajaran sesuai dengan kurikulum sekolah. Kesimpulan: Melalui pelatihan ini, guru dapat memahami dan mempraktikkan penggunaan Artificial Intelligence dalam penyediaan materi ajar, presentasi, dan evaluasi pembelajaran. Guru dibekali materi, dilatih, dan diberikan kesempatan untuk praktik langsung, diharapkan dapat meningkatkan inovasi dalam pembelajaran.
Copyrights © 2025