Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat ini ditujukan kepada usaha home industri tempe di Desa Sepande Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Pemberdayaan ini dilakukan dengan berfokus pada peningkatan nilai ekonomi melalui inovasi olahan tempe dan melakukan strategi pemasaran dengan redesain kemasan dan iklan pada media sosial. Metode kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD yang merupakan upaya membangun transformasi sosial yang digerakkan secara bersama-sama demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan daya saing usaha mikro tempe home industri Desa Sepande dari segi inovasi pengembangan produk, segi kemasan dan strategi pemasaran produk tempe. Inovasi diperlukan untuk menghasilkan produk yang berbeda dari produks tempe lainnya dan meningkatkan nilai ekonomi tempe melalui produk olahan tempe. Pemberian label kemasan memunculkan branding dan ciri khas produk tempe home industri dari Desa Sepande. Pemasaran melalui media sosial diharapkan akan membuka kesempatan baru untuk memperluas jangkauan konsumen. Secara instan, telah muncul dampak dari kegiatan pemberdayaan masyarakat dlilhat dari peningkatan kapasitas dari pengrajin tempe dalam pengembangan produk dan kemasan serta munculnya konsumen baru dari iklan di media sosial.
Copyrights © 2025