Tujuan pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa tentang teknik ecoprint, serta dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya dan lingkungan. Untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari air, udara, dan tanah seperti pewarna sintetis, perlu adanya inovasi pewarnaan kain dengan menggunakan bahan-bahan alami. Ecoprint adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun, bunga, batang kayu, atau buah. Teknik ini merupakan salah satu teknik yang ramah lingkungan dan dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan industri kreatif di Indonesia. Pelatihan ini membantu siswa untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan pengetahuannya mengenai lingkungan. Peserta pelatihan adalah siswa Kelas XI SMA Negeri 15 Semarang. Kegiatan pengabdian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2024, meliputi tiga tahap yaitu, tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Adapun untuk tahap pelaksaaan, dilakukan dengan metode ceramah dan praktik ecoprint menggunakan teknik pounding. Hasil dari pelatihan ini membuat siswa memiliki kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan, siswa terampil menggunakan bahan-bahan alami dalam membuat ecoprint, siswa memiliki kreativitas dalam membuat karya seni ecoprint dengan berbagai macam motif, dan menghasilkan artikel jurnal pengabdian.
Copyrights © 2025