Latar Belakang : Penelitian ini didasari oleh minimnya kajian sistematis yang membandingkan variasi fonetik akustik dialek Arab di kedua lingkungan tersebut, padahal perbedaan sosio-ekonomi dan budaya dapat memengaruhi pola ujaran. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif literatur mengenai fonetik akustik dialek Arab yang dituturkan di lingkungan urban dan pedesaan. Metode : Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis (systematic literature review) dengan menganalisis artikel jurnal, buku, dan sumber relevan lainnya yang terbit dalam rentang waktu tertentu. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam realisasi fonem, durasi, intensitas, dan pola intonasi antara dialek urban dan pedesaan. Perbedaan ini disebabkan oleh faktor seperti urbanisasi, migrasi, kontak bahasa, dan konservatisme linguistik. Pembahasan mendalam terkait faktor-faktor tersebut menghasilkan pemahaman yang lebih kaya mengenai dinamika variasi bahasa Arab. Kesimpulan : Kesimpulan dari kajian ini adalah perlunya penelitian lebih lanjut yang melibatkan data empiris untuk menguji hipotesis yang dihasilkan dari literatur. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan konteks sosio-kultural dalam studi dialek Arab serta implikasinya terhadap pengajaran bahasa dan pelestarian warisan budaya.
Copyrights © 2024