Tulisan ini akan membandingkan dua realitas yang berbeda. Dimulai dari kehidupan orang Toraja dan kehidupan Kristen, penulis akan membandingkan tentang kaunan dari budaya Toraja dan pelayan dari Kristen. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menemukan konsep kaunan dalam budaya Toraja dan pelayan dalam agama Kristen dan membandingkannya untuk mendapatkan nilai-nilai dalam memperlakukan kaunan karena kaunan merupakan kasta yang sering dianggap tidak layak, sedangkan dalam Alkitab manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Tuhan yang keduanya memiliki perasaan.
Copyrights © 2024