Coronavirus penyebab COVID-19 secara resmi dinamai Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) oleh International Committee on Taxonomy of Viruses (ICTV) berdasarkan analisis filogenetik dan taksonomi. SARS-CoV-2 diyakini sebagai limpahan dari coronavirus hewan yang kemudian beradaptasi dan berpindah penularannya dari manusia ke manusia. Pandemi covid-19 masuk dalam kategori bencana non alam sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia [1]Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana Pasal 1 Poin 1 dan 3. Tujuan Penelitian ini adalah ingin mengetahui pemahaman warga jemaat Batusura’ tentang kehadiran Allah dalam bencana alam (Pandemi Covid-19), metode penelitian yang akan digunakan adalah metode Kualitatif (Dengan Bantuan data Kuantitatif) dan Studi Kasus (Studi dokumen dan Wawancara). Pandemi covid-19 memang adalah sesuatu yang tidak bisa kita pungkiri dalam kehidupan kita, faktanya bahwa memang kita harus hidup berdampingan dengan pandemi covid-19 ini, ketika Tuhan mengizinkan itu terjadi dalam kehidupan kita maka itu akan terjadi, dan satu hal yang perilu kita ingat dan renungkan dalam kehidupan kita bahwa jangan lagi kita hidup dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri serta perlu kita sadari kita hadir didalam dunia ini dan ketika kita memilih untuk menjadi pengikut kristus berarti kita siap untuk hidup menderita bersama Tuhan. Pandemi covid-19 tidak berasal dari Tuhan, tetapi setidaknya bahwa Tuhan mengizinkan hal itu terjadi dalam kehidupan kita [1] Republik Indonesia, “Undang?Undang RI Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, ” Bab 1 Pasal 1
Copyrights © 2024