KINAA: Jurnal
Vol 9 No 2 (2024): Desember

Pesta: Analisis Teologis-Sosiologis Penggunaan Kata Pesta Pada Acara Rambu Solo’ Bagi Masyarakat Toraja

Hardjo, Purwanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Apr 2025

Abstract

Budaya dapat saja mempengaruhi dan memberi perubahan dalam kehidupan masyarakat. Khususnya dalam budaya Toraja yang memiliki salah satu tradisi yaitu Upacara adat Rambu Solo’ yang merupakan upacara adat kematian yang begitu mewah dan meriah, baik melalui dekorasi, hewan yang di sembelih dan makanan yang dihidangkan yang begitu mewah. Melalui hal yang seperti itu sehingga masyarakat Toraja menyebutkan bahwa pergi ke rumah duka dengan istilah pergi ma’pesta. Penggunaan kata pesta dalam Rambu Solo’ merupakan kata atau bahasa yang sering digunakan oleh orang Toraja dalam kehidupan mereka. Dalam suku Toraja Rambu Solo’ merupakan upacara kematian orang Toraja, sedangkan pesta merujuk kepada suatu kemeriahan, kebahagiaan dan sebagainya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberi pemahaman kepada masyarakat Toraja tentang makna teologis dan sosiologis penggunaan kata pesta dalam acara Rambu Solo’.  Sehingga penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan melakukan wawancara untuk memberikan penjelasan terkait peneliti dengan topik penelitian. Berdasarkan hasil pembahasan maka kesimpulannya adalah kata pesta tidak dapat digunakan  di acara Rambu Solo’.  Melainkan ketika orang Toraja pergi ke rumah duka maka mereka akan berkata male tongkon, bukan pergi pesta. Karena tongkon berarti duduk bersama dengan keluarga yang berduka. Hal itu dapat terjadi melalui proses perubahan dalam budaya Toraja. 

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

kinaa

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Kinaa is a word in Toraja languages that means full of wisdom. Kinaa is one of the core characters of Toraja culture. This character process is not instant. A person who is followed and emulated is one who has the character of quinine. Another character is manarang which means clever, barani means ...