Sebagian besar masyarakat di Indonesia merupakan petani yang memiliki lahan sawah atau perkebunan untuk menanam berbagai jenis tanaman termasuk bawang merah. Tanah yang bagus dan subur adalah salah satu faktor penting bagi tanaman bawang merah untuk tumbuh dengan baik dan menghasilkan hasil yang berkualitas. Berdasarkan hasil wawancara kepada petani bawang merah di Desa Mlorah Kec. Rejoso Kab. Nganjuk, proses penyiraman bawang merah di Desa Mlorah masih menggunakan proses penyiraman bawang merah masih secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama. Hal ini menjadi salah alasan membuat penyiram tanaman otomatis yang dilengkapi dengan sensor kelembaban dan modul GSM untuk memonitoring pompa dan kelembaban tanah. Penelitian menggunakan model pengembangan prosedural. Hasil dari penelitian ini adalah rancang bangun alat penyiram tanaman otomatis berbasis sensor moisture soil dan modul GSM. Alat penyiram tanaman otomatis ini memiliki keunggulan dapat dikontrol menggunakan Arduino Uno dimana sensor moisture soil akan mendeteksi kelembaban tanah, apabila tanah kering relay akan mengaliri arus pompa dan pompa menyiram bawang merah secara otomatis. Alat ini juga dapat dimonitoring kelembabannya menggunakan modul GSM.
Copyrights © 2025