Penerapan partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting, apakah sebuah kebijakan benar-benar bersumber dari keinginan dan harapan masyarakat. Perancangan partisipatif adalah pendekatan yang mendorong semua pemangku kepentingan, seperti pemerintah, profesional, mitra, dan pengguna, untuk secara aktif berkolaborasi dalam proses desain untuk memastikan bahwa hasilnya memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan. Gagasan mendasar dari perancangan partisipatif adalah adanya dialog sebagai media penting untuk menyelesaikan permasalahan perancangan. Pengembangan aktivitas wisata di sekitar Embung Sendangtirto dinilai memiliki potensi besar. Oleh karena itu, Pemerintah Kalurahan Sendangtirto merasa perlu segera merumuskan perencanaan kawasan yang berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Perencanaan kawasan berupa masterplan Kawasan Embung Sendangtirto ini dapat menjadi arahan pengembangan potensi wisata dan ekonomi kawasan yang terintegrasi, mengakomodasi ruang terbuka publik yang ramah anak dan lansia, serta mempertimbangkan potensi alam serta menjaga kelestarian sumber daya air.
Copyrights © 2025