Era Society 5.0 membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Salah satu tantangan utama adalah bagaimana menanamkan nilai-nilai akhlak di tengah kemajuan teknologi yang pesat. Akhlak memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian yang sesuai dengan syariat Islam, terutama dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif dari perkembangan zaman. Teknologi, jika dimanfaatkan dengan bijak, dapat menjadi alat yang efektif dalam mengajarkan nilai-nilai akhlak melalui media seperti video edukatif, permainan interaktif, dan aplikasi pembelajaran. Menurut Imam Al-Ghazali, akhlak bukan sekadar tindakan atau pengetahuan, melainkan kondisi jiwa yang mendorong lahirnya perbuatan baik secara konsisten. Akhlak yang mulia adalah hasil dari integrasi antara amal lahiriah dan usaha batiniah yang diarahkan untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Pendidikan akhlak, dalam pandangan Al-Ghazali, tidak dapat dipisahkan dari tujuan pendidikan Islam itu sendiri, yaitu mencetak insan kamil yang unggul secara spiritual dan intelektual. Penelitian ini mengkaji konsep pendidikan akhlak menurut Imam Al-Ghazali dan relevansinya dengan tantangan di era Society 5.0. Fokus utama adalah bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendukung pendidikan akhlak yang sejalan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. Dengan memahami pemikiran Al-Ghazali dan memadukannya dengan kemajuan teknologi, pendidikan Islam diharapkan dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi spiritualnya AbstractThe Society 5.0 era has brought significant changes in various aspects of life, including education. One of the main challenges is how to instill moral values amidst rapid technological advancements. Morality plays an essential role in shaping personalities that align with Islamic principles, especially in addressing the negative influences of modern developments. When used wisely, technology can serve as an effective tool for teaching moral values through media such as educational videos, interactive games, and learning applications. According to Imam Al-Ghazali, morality is not merely an action or knowledge but a state of the soul that consistently drives good deeds. Noble character is the result of an integration between outward actions and inward efforts directed toward achieving happiness in both this world and the hereafter. In Al-Ghazali's view, moral education cannot be separated from the ultimate goal of Islamic education, which is to produce insan kamil individuals who excel both spiritually and intellectually. This study examines Imam Al-Ghazali's concept of moral education and its relevance to the challenges of the Society 5.0 era. The primary focus is on how technology can be utilized to support moral education in line with Islamic principles. By understanding Al-Ghazali's thoughts and integrating them with technological advancements, Islamic education is expected to adapt to modern developments without losing its spiritual essence.
Copyrights © 2025