Komitmen afektif merupakan isu penting bagi organisasi manapun, karena komitmen afektif merupakan bentuk dorongan yang kuat dari seorang karyawan terhadap tujuan organisasi dan tetap menjadi anggota organisasi tersebut. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi komitmen afektif karyawan salah satunya yaitu tingkat stres kerja yang dialami karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan seberapa besar pengaruh stress kerja terhadap komitmen afektif pada karyawan. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan kuantitatif non eksperimen, jumlah subjek yang dilibatkan adalah 111 karyawan non-captive PT. PKSS Kota Sorong. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan skala stres kerja yang berjumlah 21 aitem dan skala komitmen afektif yang berjumlah 9 aitem. Kemudian data dianalisis menggunakan menggunakan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat 39,7% pengaruh stres kerja terhadap komitmen afektif, sedangkan 60,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Pada penelitian ini ditemukan bahwa terdapat pengaruh negatif antara stres kerja terhadap komitmen afektif pada karyawan. Artinya semakin rendah stres kerja yang dialami karyawan maka akan semakin tinggi komitmen afektif yang dimiliki karyawan.
Copyrights © 2025