Konservasi lingkungan hidup menjadi agenda penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Salah satu metode yang terbukti efektif adalah penggunaan biopori hijau. Artikel ini membahas implementasi mini konservasi menggunakan biopori hijau dan penanaman pohon di Rusunawa Universitas Muhammadiyah Papua, Holtekamp, Jayapura, tahun 2025, dengan fokus pada dampak lingkungan, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini tidak hanya meningkatkan daya serap air tanah tetapi juga mengurangi risiko banjir dan mendukung keberlanjutan ekosistem lokal.
Copyrights © 2025