Semua manusia adalah sama dalam kodratnya sebagai manusia terlepas dari apapun keberagaman atau pluralitas yang ada dalam masing-masing diri manusia. Namun, pengakuan akan kesamaan kodrat manusia tersebut tidak mendapat tempat ketika diskriminasi masuk ke dalam kehidupan manusia. Penulis ingin menekankan akan pentingnya perlakuan yang sama terhadap antar sesama manusia dalam kesamaan kodratnya sebagai manusia. Metode yang dilakukan dalam penulisan ini adalah metode pendekatan kualitatif: studi literatur yang membahas fenomena-fenomena diskriminasi kemanusiaan baik yang terjadi di dunia maupun di Indonesia. Pendekatan ini dikembangkan dengan bantuan teori-teori atau pendapat para filsuf humanis tentang keluhuran nilai dan kodrat kemanusiaan yang ada pada manusia. Penulis menemukan bahwa upaya menghidupkan kembali relasi antar sesama manusia dan mengusahakan kedamaian di dalamnya seperti yang diserukan oleh Emmanuel Levinas adalah cara yang dapat dilakukan untuk meredam aksi-aksi diskriminatif yang kemudian melahirkan berbagai kekerasan kemanusiaan dalam kehidupan sosial manusia.
Copyrights © 2025