Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pancasila dalam membangun toleransi beragama di lingkungan kampus serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan observasi terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman yang tinggi terhadap nilai-nilai Pancasila, terutama dalam konteks toleransi beragama. Selain itu, interaksi sosial antar mahasiswa dari berbagai latar belakang agama berjalan secara harmonis, meskipun masih terdapat kecenderungan sebagian mahasiswa untuk lebih nyaman berinteraksi dengan kelompok yang memiliki keyakinan serupa. Hasil observasi juga mengungkap bahwa kegiatan lintas agama di lingkungan kampus, seperti perayaan keagamaan bersama dan seminar kebhinekaan, menjadi wadah efektif dalam memperkuat sikap toleransi di antara mahasiswa. Namun, tantangan yang dihadapi dalam penerapan toleransi beragama meliputi adanya stereotip dan prasangka terhadap kelompok agama tertentu serta pengaruh negatif dari media sosial yang dapat memperkeruh hubungan antar umat beragama. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih inklusif, seperti penyelenggaraan dialog antaragama dan program literasi digital, untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan akademik.
Copyrights © 2025