Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi perbedaan perilaku pembelian antara komunitas pemilik kucing dan anjing, dengan tujuan menentukan komunitas yang paling potensial untuk strategi penetrasi pasar Inara Paws. Melalui wawancara mendalam dengan empat narasumber dan observasi partisipatif pada lima acara komunitas, penelitian mengungkap perbedaan signifikan dalam frekuensi pembelian, alokasi anggaran, faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian, dan keterlibatan komunitas. Pemilik kucing menunjukkan pengeluaran bulanan lebih tinggi dengan fokus pada produk nutrisi premium dan layanan kesehatan preventif, sementara pemilik anjing menampilkan frekuensi pembelian lebih tinggi dengan spektrum kebutuhan produk lebih luas. Analisis kesenjangan pasar mengidentifikasi peluang diferensiasi lebih besar dalam komunitas pemilik anjing, terutama untuk produk mobilitas dan layanan experiential. Temuan ini berimplikasi strategis bagi Inara Paws dalam mengoptimalkan penetrasi pasar melalui fokus primer pada komunitas pemilik anjing dengan pendekatan sekunder terhadap segmen pemilik kucing tertentu.
Copyrights © 2025